Musik adalah universal. Terkadang agak jengah juga kalau ada kawan atau rekan kantor yang komentar " emang anda ngerti lagunya?" Haloowww Pak..Bu.. Coba pertanyaan itu anda tanyakan pada pencinta musik klasik yang memang tidak berlirik?. Jawabnya apa kira kira? hihihihi
Menikmati lagu/musik adalah menikmati harmonisasi sajian menu dengan nada nada yang dipadu indah, dimasak dengan alat musik yg pas, dibumbui dengan vokal indah dan disajikan dengan lirik yang indah. Jadi bagi saya lagu itu disajikan dengan piring seng atau plastik atau langsung disantap dari wajan sekalipun, kalau dasarnya itu lagu indah ya tetap nikmat untuk disantap.Lirik bagi saya nggak penting. *banting piring seng*
Akhirnya saya jawab dengan sedikit diplomatis " kalau suka lirik yg indah, Bapak Ibu, mendingan baca karya Khalil Gibran saja. Fullstop.
Eit kelupaan bahas judul postingan. Malahan curcol!
Sebenarnya album the Best of Serge Gainbourg ini lama menghuni hardisk hasil perburuan di dunia maya tapi jarang diputer. Saya pikir hanya ada 2 lagu yang layak dinikmati dari penyanyi, penulis lagu, pianis, komposer musik film dan sekaligus aktor ini yatu Je T'aime ..Moi, Non Plus atau La decadanse.
Beuhhh ternyata salah besar sodarah!. Paling tidak ada satu lagu lain yang layak jadi favorit : La Chanson De Prevert. Gila ini lagu ganggu banget ya, dari semalam hingga siang ini di kantor, terngiang ngiang terus. Padahal lagunya terkesan datar, hampir tidak ada lengkingan suara tenor atau beat keras atau biola yang merintih.jiahh!. Asli french chanson banget.
Konon lagu ini terinspirasi lagu legend karya Joseph Kosma - The Autumn Leaves ( Les Feuilles mortes) dengan background eropa setelah perang dunia ke I (eh buset..tua amat)
Monggo di-icip icip, kalau suka tinggal rewind saja, nggak perlu bayar lagi.
(ihras macias)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar